Redaksi Report of Property berfokus mengulas lanskap properti tanah air dari berbagai sudut pandang—mulai dari pergerakan harga pasar, regulasi terbaru, hingga analisis makroekonomi. Setiap konten disusun untuk memberikan nilai tambah bagi investor, pelaku industri, dan pembaca umum.
Data kuartal I 2026 menunjukkan pemulihan pasar properti Indonesia. Okupansi gudang modern 96%, apartemen Jakarta 82%, dan ritel naik ke 86%. Analisis sektor per sektor untuk guidance investasi.
Harga semen, besi, bata ringan, dan material konstruksi lainnya naik 5-12% di 2026. Analisis mendalam dampaknya terhadap harga properti baru, margin developer, dan strategi bertahan di tengah badai biaya.
PMK 90/2025 memperpanjang insentif PPN DTP 100% properti hingga Desember 2026 tanpa batasan periode. Simak syarat lengkap, mekanisme pengajuan, dan strategi memaksimalkan insentif pajak ini.
Bloomberg Economics memperkirakan BI Rate naik 50 bps menjadi 6,25% pada Juli 2026. Simak analisis mendalam dampaknya terhadap suku bunga KPR, daya beli properti, dan strategi investor di tengah pelemahan rupiah.
Strategi Garis Waktu Bisnis: Prioritas menyewa properti di usia muda untuk memacu ekspansi usaha, menuju kemapanan membeli rumah tunai (cash) setelah bisnis matang di usia 28-30 tahun. Perdebatan mengenai apakah lebih baik menyewa rumah atau langsung mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sering kali diselesaikan di atas kertas matematika yang dingin. Para pengamat finansial akan menyodorkan
Tentu, saya mengerti. Terlalu banyak cetak tebal memang bisa mengganggu alur baca dan kenyamanan visual. Berikut adalah artikel tentang BPHTB yang telah disesuaikan; saya hanya menebalkan istilah-istilah yang menjadi anchor text penting untuk keperluan internal linking Anda ke artikel lainnya. Mengenal BPHTB: Panduan Lengkap Pajak Pembelian Properti bagi Pemula Dalam setiap transaksi jual beli properti,
Membeli rumah impian lewat kredit membutuhkan persiapan matang. Agar pengajuan KPR disetujui bank, Anda harus memahami bagaimana pihak perbankan menilai profil risiko finansial Anda, membeli rumah melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah cara paling umum yang dilakukan masyarakat Indonesia. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa tidak sedikit calon pembeli yang harus menelan pil pahit karena
Membeli properti adalah salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup seseorang. Baik Anda seorang first-time home buyer yang mencari tempat tinggal impian untuk keluarga, maupun seorang investor yang ingin menambah portofolio aset, memahami struktur biaya yang menyertai transaksi adalah langkah yang sangat krusial. Banyak calon pembeli properti hanya fokus pada harga rumah yang tercantum di
IHSG melonjak 7% dalam dua hari, narasi Sell Indonesia berseliweran di media asing, dan dinamika sosial sedang menguji stabilitas nasional. Bagi investor local-minded, ini adalah sinyal untuk panik. Bagi Anda yang memiliki Global Mindset, ini adalah momen untuk memisahkan aset yang bernilai dari spekulasi yang rapuh. 1. Properti sebagai Hedging di Tengah Volatilitas Gejolak pasar
Dalam perjalanan karier saya—dari bertugas sebagai anggota Polda Jatim yang turun langsung ke pelosok desa hingga kini membangun bisnis properti—saya menemukan satu pola yang konsisten: kemajuan sebuah wilayah tidak pernah terlepas dari bagaimana masyarakatnya mengolah pikiran dan hati. Sering kali, muncul perdebatan mengenai local wisdom yang terjebak pada sekadar melestarikan tradisi tanpa upaya membangun. Namun,